Tuhan memahamiku....
Dia berikan aku perumpaan sama halnya akan diriku
Langit mendung kala kalbuku kelabu akan gundahnya jiwa
Hujan mengguyur bumiku nan maha luasnya
Kala itupun airmata membanjiri pipi ini
Rintik hujan selalu dinanti
Titik airmata tak pernah dipinta
Sedalam sakit yang kurasa ..
Luruh seiring jatuhnya airmata ini
Sebagaimana hujan membasahi kaca sarat akan debu
Semua hilang dan sirna
Kembali indah seperti dulu
Lukisan pelangi setelah hujan J


0 komentar:
Posting Komentar